Pemuda dan Politik (kita bisa apa?)



Hallo mbak and bro hehe, kali ini mau bahas yang lagi hot news , BTW musim pemilihan telah lewat, demokrasi begitu terasa untuk sesaat. masyarakat berbondong-bondong menyuarakan pilihannya, menyanjung tanpa henti, tanpa perduli mencela dan mencaci untuk menang sendiri. Melihat berita apa yang terjadi pada negeri banyak yang merasa rugi untuk berpartisipasi, seperti saya sendiri. Mengapa? mungkin kerena merasa lelah, yang berkuasa semenah-menah.

Banyak yang merasa tak percaya kepada pemimpin, karena bantuan tak pernah sampai kepada rakyat dipinggiran sekalinya ada yang mendokumentasikan mendadak viral, karena berita yang sudah lama ada tak pernah sampai ketelinga warga biasa. demokrasi memberikan segala akses, kemudahan dan kebobrokan suatu negara. Tak adanya penyaring berita yang benar dan salah, semua disebarkan. bagi yang tak bisa memilah semua menjadi sabda tak berdasar yang selalu dapat disebarkan. Fakta tak lagi nyata,  diputar balik sesuai kenginan agar pembaca percaya.

Krisis terjadi dengan mengatasnamakan demokrasi. keburukan tertutupi berlindung dibalik payung kekuasaan. Masyarakat kecil tak lagi diperhitungkan. sebab yang besar sibuk memperluas lahan kekuasaan. yang jujur ingin membela salalu tak terlihat, tertutupi ambisi pemegang kuasa yang lebih tinggi. jadi apa gunanya ada yang lebih tinggi tapi menindas yang rendah? apa gunanya berkuasa tak memberikan kesejahteraan. Menjual janji-janji, ketika menjabat diingkari, apa jadinya negeri ini, kalau yang memimpin dan yang dipimpin tak saling perduli.

Mungkin yang seperti kita, Anda dan saya hanya bisa sebatas mencari tau, melihat dan mengamati mengapa dan apa yang sedang terjadi. Sangat susah mencari yang pasti karena semua sedang berkubu, berita yang ada hanya sebagai kata-kata para pendukung penghias pemilu.

Kalo bahas yang gini-gini bawaannya serius banget gitu yaa,  kesannya jadi serem, padahal kita yang muda-muda seyogyanya (ceilaahhh bahasa baku nya keluar lagi) sebaiknyaa malah kudu jadi pelopor bangsa, berpartisipasi penuh membawa perubahan. Bukannya pesimis kaum muda jaman now gak bisa diandalkan, tapi gampangya kaum muda sekarang terbawa arus kepentingan politik generasi tua bikin geleng-geleng kepala (heleh gak abis-abis ni kalo dibahas yang kayak gini  bisa jadi 1 skripsi wkk)

Yaudah lah yaa sekarang juga presiden udah dilantik. Mungkin tugas yang harus kita sama-sama giatkan jangan cuma suka mengkritik tanpa solusi, meminta diperhatikan tanpa pernah memberi kontribusi. Best quotes ever nih " Never ask what a country can give you, ask what you can give to a country" coba bayangin deh kalo semua (jangan semua kali ya, kayaknya naif banget) kalo pemudanya ajaa semua pada mikir gini gak kebayang Indonesia bisa jadi kayak mana.

#semangatguys gak semua melulu tentang negara sih, coba switch focus kita, ini tentang negara yang kita tinggalin. (kalo belum kepikiran juga, yaudah gak usah dipaksa. cukup kita usaha aja buat kita bisa mandiri dan bayar pajak tepat waktu titik udah itu aja)
Indonesia menurut kamu gimana? :D
#ngobrolpolitik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Press Play: Reflecting on Game Elements and Gamification in Learning

Sound in Multimedia: More Than Just Noise—It’s Memory, Mood, and Meaning

Learning on the Table: Designing and Playing an Educational Board Game