on my process to be me
first off all, dalam blog ini akan berisikan berbagai cerita, opini, dan angan-angan yang pernah sedang dan akan terjadi pada diri penulis. penulis disini adalah seorang perempuan yang sedang mencari dirinya dalam setiap mimipi yang sedang dirangkai-rangkai. heleehhh.. berat banget ya bahasanya :D, jadi ini postingan pertama aku setelah entah berapa lama nulis cerita yang gak berujung dan gak tau mau diapakan, setelah memutuskan untuk memposting tulisan ini, gak sengaja ketemu draft tulisan aku yang lama dan ternyata draft yang pertama kali aku buat itu curhatan dalam 2 paragraf, dan itu ditulis di awal semester kuliah tahun 2014, isi nya sesuatu yang kalo dibaca cuma bisa buat geleng-geleng kepala.
Back to laptop, kenapa judul dari tulisan ini masih (proses) bukannya "this is who i'm" atau yang lain, mungkin some of you bakal mikir probably dia labil kali yahhh atau apapun itu, think as you wish, BUT ini aku kasih capslock supaya kita sama-sama aware bahwa kita or atleast aku no matter umur berapa masih selalu dalam proses untuk menjadi diriku yang sebenarnya. duh mohon maap ini bahasanya lagi-lagi abstrak. intinya manusia itu selalu berproses. panjang banget ini perkenalan judul aja hehee.
This is what i believe, beside i believe in God and my religion, selanjutnya itu pikiran kita, our mind made us (pikiran kita yang menjadikan siapa kita), ini salah satu motto aku, jadi jangan heran mugkin ini akan sering muncul di tulisan-tulisan berikutnya. kadang aku selalu merasa beda sama orang-orang disekitar aku, sampe gak bisa jawab kalo ditanya, kamu mikirin apa? mau ngapain abis ini? udah umur berapa? dan seterusnyaaa, bisa kali yah kalo ditanya umur aja (maklum agak sensi) endless questions lah pokoknya ya, dari orang-orang yang bahkan tau tanggal lahir aku aja enggak, wkk analoginya gitu banget:D, tapi bener loh, coba pikir siapa coba mereka yang sok interupt ourlife and free to jugde kita itu sukses atau engaknya.
Terus pernah gak sih, kalian itu ngerasa beda aja gitu sama orang-orang kebanyakan, perhaps kita malah mencoba supaya kayak orang kebanyakan. soalnya kita takut dan ngerasa, kok aku gitu ya, apa yang salah ya dari aku, kenapa aku gak mikir, or act, or wear like most people do? jadi mungkin kita mirip or senasib kali ya, lets take it as a compilement. jadi even with my family i think iam defferent, beda aja gitu, apa yang menerut mereka penting, menurut kita gak juga tuh, ada yang lebih penting, dan lai-lain. but apapun itu aku gak bakal nyaranin karena kita beda jadi kita bisa berbuat sesuka hatiyaa, ada aturannya guysss disetiap rumah beda-beda.
Jadi beda itu yang gimana sih? pernah ngalamin gak? terus sekarang gimana? well itu pertanyaan-pertanyan yg harus kita jawab, kalo gak di share kayak gini, mungkin seenggaknya kita jawab buat diri kita sendiri. kalo mau dishare juga bisa di link comment. biar kita bisa berinteraksi #danberinteraksi
Kalo kalian suka obrolan kayak gini, fix mungkin kita beneran mirip kali yaaa, let see how we can face our different to fit in, in this world, not to fit in actually, to lead from ourself to our life for our world :)
see you in the next posting, lets see what you think off.
Kalo kalian suka obrolan kayak gini, fix mungkin kita beneran mirip kali yaaa, let see how we can face our different to fit in, in this world, not to fit in actually, to lead from ourself to our life for our world :)
see you in the next posting, lets see what you think off.
Komentar
Posting Komentar